Berita Senayan
Network

Bahlil Tanggapi Meme Rasis dan Ajak Jaga Persatuan

Muhammad Shofa
Laporan Muhammad Shofa
Jumat, 24 Oktober 2025, 22:53:34 WIB
Bahlil Tanggapi Meme Rasis dan Ajak Jaga Persatuan
Bahlil Lahadalia (tengah)



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyesalkan beredarnya sejumlah meme di media sosial yang dinilainya mengandung unsur rasisme dan penghinaan fisik. Ia menilai, sebagian meme tersebut sudah melewati batas kritik yang sehat karena menyerang aspek pribadi, termasuk bentuk tubuh dan warna kulitnya.

“Sebenarnya kalau (meme yang) mengritisi kebijakan itu nggak apa-apa. Tapi kalau sudah pribadi, sudah mengarah ke rasis, itu menurut saya nggak bagus lah,” ujar Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Bahlil menegaskan, hinaan terhadap warna kulit dan bentuk tubuh tidak mencerminkan nilai-nilai kebangsaan yang menjunjung tinggi keberagaman. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam politik adu domba yang dapat merusak persatuan bangsa.

“Karena kulit saya hitam, mungkin tubuh saya tidak terlalu tinggi, terus apakah nggak boleh begitu? Terus bagaimana dengan saudara-saudara kita di Papua, di Maluku, di Kalimantan, di NTT?” katanya.

Bahlil menekankan bahwa Indonesia adalah satu kesatuan utuh dari Sabang sampai Merauke, yang terdiri dari berbagai suku, ras, dan budaya.

“Indonesia tanpa Aceh bukan Indonesia. Indonesia tanpa NTT bukan Indonesia. Indonesia tanpa Papua, tanpa Jawa, tanpa Kalimantan, bukan juga Indonesia,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa keberagaman justru merupakan kekuatan bangsa, bukan sumber perpecahan.

“Kita berbeda-beda, tetap satu. Satu bahasa, satu tanah air, satu bangsa. Ada Aceh, Maluku, Papua, ada rambut keriting, ada rambut lurus, ada kulit putih, ada kulit hitam, ada yang tinggi, ada yang pendek. Itulah Indonesia,” tegasnya.

Bahlil juga meminta agar perbedaan tidak dijadikan bahan olok-olok atau alat politik, melainkan dirawat bersama sebagai modal menjaga keutuhan bangsa.

“Jadikanlah rumah kita bersama yang namanya Indonesia ini sebagai satu kesatuan. Kita harus jaga kekompakan ini. Jangan sampai kita terlena dengan politik divide et impera ala tradisional yang primitif. Jangan, jangan,” pungkasnya (red).


Berita terkait

PIRA Wujudkan Amanat Prabowo Lewat Aksi Sosial Berkelanjutan
PIRA Wujudkan Amanat Prabowo Lewat Aksi...
24 November 2025, 18:12:06
Rustini Gaungkan Gerakan Ayo Membaca di Maluku Tengah
Rustini Gaungkan Gerakan Ayo Membaca di...
16 November 2025, 12:07:50