Kemendikdasmen dan Al Hidayah Teken MoU Peningkatan Pendidikan
Senin, 20 Oktober 2025, 19:08:13 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) menggelar Dialog Nasional bertema “Program Strategis Kemendikdasmen untuk Peningkatan Standar dan Mutu Pendidikan”, yang dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Acara berlangsung di Hotel Sultan Jakarta pada Senin (20/10), sebagai bagian dari rangkaian Muktamar ke-IX Pengajian Al-Hidayah.
Kepala BSKAP Kemendikdasmen, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.
“Peningkatan standar dan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif lembaga seperti Pengajian Al-Hidayah dalam memperkuat karakter, literasi, dan ketahanan keluarga di era digital,” ujar Prof. Toni.
Sebagai narasumber utama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, memaparkan berbagai program strategis Kemendikdasmen yang tengah dijalankan. Ia menekankan pentingnya penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan zaman, penguatan kompetensi guru, serta digitalisasi sistem pendidikan nasional untuk mewujudkan visi Indonesia Maju.
“Transformasi pendidikan harus menyentuh aspek kurikulum, standar penilaian, dan asesmen berbasis kompetensi. Kemendikdasmen terus mendorong inovasi agar setiap anak Indonesia mendapat kesempatan belajar yang berkualitas,” tutur Prof. Mu’ti.
Dialog Nasional ini merupakan bagian dari Muktamar ke-IX Pengajian Al-Hidayah yang mengusung tema besar:
“Peran Strategis Pengajian Al-Hidayah dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Ketahanan Keluarga di Era Digital untuk Indonesia Maju.”
Muktamar dibuka secara resmi oleh Dr. Bahlil Lahadalia, SE., M.Si, dan Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, selaku Ketua Umum Pengajian Al-Hidayah. Hetifah menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pembinaan keluarga Indonesia.
Kegiatan dialog ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun arah dan sinergi baru antara pemerintah dan organisasi masyarakat guna mewujudkan pendidikan nasional yang berkarakter, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan era digital (red).
Berita terkait
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
Transmigrasi Patriot Libatkan 2.000 Peneliti Kaji...
PIRA Wujudkan Amanat Prabowo Lewat Aksi...
Pengajian Al-Hidayah Ajak Lansia Hidup Sehat...
Rustini Gaungkan Gerakan Ayo Membaca di...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
