Sumail Abdullah Ajak Warga Situbondo Perkuat Mitigasi Bencana Alam
Rabu, 08 Oktober 2025, 23:22:47 WIB
SITUBONDO, BERITA SENAYAN – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, H. Sumail Abdullah, menyerukan pentingnya penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat di daerah rawan gempa, seperti Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Hal tersebut disampaikan Sumail saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak gempa, Senin (6/10/2025).
Dalam kunjungan yang turut dihadiri oleh Anggota DPRD Situbondo Andrian Oktadiansyah, S.E., perwakilan BNPB, BPBD Situbondo, serta Camat Banyuputih, Sumail menegaskan bahwa edukasi kebencanaan harus menjadi prioritas nasional, bukan hanya langkah responsif pascagempa.
“Musibah memang tidak bisa kita hindari, tapi kesiapsiagaan bisa kita perkuat. Warga harus tahu bagaimana cara menghadapi, menyelamatkan diri, dan berkoordinasi saat bencana terjadi,” ujar Sumail Abdullah di hadapan warga Desa Sumberanyar.
Kunjungan dimulai dari Desa Sumberanyar, lalu berlanjut ke Desa Sumberwaru, Desa Wonorejo, dan Desa Kebangsaan Wonorejo, empat wilayah yang terdampak gempa beberapa waktu lalu.
Dorong BNPB dan Pemerintah Daerah Aktif Edukasi Masyarakat
Sumail meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah agar rutin melakukan simulasi serta sosialisasi mitigasi bencana di wilayah rawan gempa. Menurutnya, pendekatan edukatif yang berkelanjutan akan membangun budaya tangguh bencana di tengah masyarakat.
“BNPB harus terus turun ke lapangan, melakukan pelatihan dan simulasi. Masyarakat perlu tahu langkah-langkah konkret menghadapi gempa, bukan hanya menunggu bantuan datang,” tegasnya.
Ia juga menilai, mitigasi yang baik akan mengurangi dampak ekonomi dan sosial akibat bencana. Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian karena belum memahami mekanisme penyelamatan diri dan pengamanan aset saat bencana terjadi.
Komitmen DPR Awasi Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Dalam kesempatan tersebut, Sumail turut meninjau program Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab Rekon) di wilayah terdampak, yang didukung oleh BNPB dan pemerintah daerah. Ia menyebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp4,4 miliar untuk memulihkan kondisi rumah dan fasilitas publik.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Pak Jarwansyah. Anggarannya sudah disiapkan sekitar Rp4,4 miliar. Kami di DPR akan mengawal agar pelaksanaannya cepat dan tepat sasaran,” jelas Sumail.
Sumail menegaskan, fungsi pengawasan DPR bukan hanya pada tahap anggaran, tetapi juga memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang terdampak.
Selain melakukan peninjauan, Sumail Abdullah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak di empat desa. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
“Sekalipun kecil, bantuan ini adalah bentuk perhatian kami. Yang paling penting adalah menjaga empati dan kebersamaan,” ujarnya.
Menurut Sumail, bencana harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarwarga dan mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah (red).
Berita terkait
Haeny Relawati Paparkan Skema Haji 2026...
Abdul Fikri Faqih Desak Pemerintah Perkuat...
Nurhadi Tekankan Dampak Ekonomi Lokal dari...
Furtasan Ali Yusuf Janji Perjuangkan Revitalisasi...
Rachmat Gobel Dukung UMKM Gorontalo Berbasis...
Sarmuji Sebut Gizi Baik Jadi Investasi...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
