PPP Terbuka untuk Kader Luar, Mardiono Ingatkan Mekanisme Partai
Sabtu, 27 September 2025, 17:21:58 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan sikap terbuka terhadap siapa pun yang ingin bergabung, termasuk tokoh politik yang sebelumnya berkiprah di partai lain. Hal ini disampaikan Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, menanggapi mencuatnya nama mantan Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, sebagai salah satu calon Ketua Umum PPP di Muktamar ke-X.
“PPP ini partai kader. Tidak menutup orang lain untuk bergabung, tentu harus ada mekanismenya,” ujar Mardiono di Jakarta, Jumat (26/9/2025) malam.
Mardiono mengibaratkan partai layaknya rumah yang memiliki aturan main. Anggota keluarga, kata dia, bebas keluar-masuk, sedangkan orang luar wajib menjaga etika.
“Kalau keluarga keluar masuk ya enggak pakai izin, tapi kalau orang lain masuk ya harus ada santunnya. Paling banter di ruang tamu, enggak bisa langsung ke kamar,” jelasnya.
Ia menegaskan, status sebagai “keluarga” menjadi pembeda dalam akses maupun perlakuan. Menurutnya, mekanisme internal PPP adalah pintu utama bagi siapa pun yang ingin meniti karier politik di partai berlambang Kakbah tersebut.
Muktamar ke-X PPP dijadwalkan berlangsung pada 27–29 September 2025 di Ancol, Jakarta Utara. Agenda lima tahunan ini bakal menjadi ajang penentuan arah kepemimpinan partai untuk periode 2025–2030.
Selain Agus Suparmanto, dua nama lain yang muncul sebagai calon ketua umum adalah Mardiono sendiri dan Husnan Bey Fananie, intelektual sekaligus mantan Dubes Azerbaijan.
Meski mengaku telah didukung mayoritas pemilik suara, Mardiono menegaskan dirinya tidak membentuk tim sukses maupun melakukan deklarasi pribadi jelang Muktamar.
“Kita lepas, saya tidak membentuk tim sukses, tidak deklarasi. Karena ini amanah perjuangan, bukan sekadar jabatan,” tegasnya (red).
Berita terkait
Menutup Rangkaian Ramadhan, FOSTA FPG DPR...
AHY Colek Sugiono : Demokrat Turun...
AHY Targetkan Partai Demokrat Kembali Kokoh...
AS-Israil VS Iran, FOSTA Respon Dampaknya...
Hasto: Politik Bebas Aktif Dasari Sikap...
Luluk Nur Hamidah: PBB Harus Sanksi...
Berita Terbaru
Menutup Rangkaian Ramadhan, FOSTA FPG DPR...
Paradoks Khamenei: Imam Tertinggi Revolusi Penggemar...
